Film Javanes Version
Ini beberapa judul Pilem yang di bahasa jawa-kan....
emang sih ambil dari suatu situs... (myquran.org), ada yang mau translet ke bahasa yang laen???
Enemy at the Gates -- Musuhe Wis Tekan Gapuro
Die Hard -- Matine Angel
Die Hard II -- Matine Angel Tenan
Die Hard III With A Vengeance -- Kowe Kok Ra Mati2 To?
Die Hard IV -- Ora Iso Mati....
Bad Boys -- Bocah-bocah Elek
Lost in Space -- Ilang Neng Awang-awang
X-Men -- Wong Lanang Saru
X-Men 2 -- Wong Lanang Saru Banget
Cheaper by the Dozen -- Tuku Selusin Luwih Murah
Paycheck -- Kasbon
Independence Day -- Pitulasan
The Day After Tomorrow -- Sesuke
Die Another Day -- Modare Ojo Saiki
There is Something About Marry -- Meri Ono Apa-apane
Silence of the Lamb -- Wedhuse Mutung
All The Pretty Horses -- Jarane Ayu2
Planet of the Apes -- Planete Wong Apes
Gone in Sixty Second -- Minggat Sakcepete
Original Sin -- Dosa Tenanan
The Abyss -- Entek-entekan
Seabiscuit -- Klethikan Neng Laut
Terminator -- Terminal Montor
How To Lose A Guy in 10 Days -- Piye Carane Megat Lanangan mung 10 Dino
Lord Of The Ring -- Pedagang Akik...
Deep Impact -- Ngantem Njero
Million Dollar Baby -- Babi Regone Sayuto
Blackhawk Down -- Manuk Ireng Kenek Bedhil
Saving Private Ryan -- Ngelesi Privat Mas Ryan (pancene goblog tenan opo?)
[get this widget]
Label: Jeffri 9i / 35
Di suatu pasar yang ramai nampak seorang penarik becak motor sedang memarahi seorang perwira PM (Polisi Militir) yang berbadan tegap dan berwibawa, tapi anehnya sang perwira tersebut diam aja, dan wajahnya tertunduk takut.Habis marah-marah, penarik becak tersebut menampar pipi perwira tersebut dengan sandal jepitnya, akan tetapi perwira tersebut diam aja, lalu penarik becak itu pun pergi.semua orang terdiam dan heran melihat kejadian itu. Di antara keramaian itu ada yang ngobrol:A : "Hebat ya, penarik becak itu berani nampar seorang perwira?"B : "Hebat apanya, penarik becak itu orangtuanya perwira itu..."A : "Ooo, Pantesan..."
[get this widget]
Label: Rafael 9i/30
Seorang wanita disidang dalam persidangan.
Hakim : "Mengapa kamu membunuh suamimu?"
Wanita: "Karena setiap bangun dia selalu bertanya kepada saya?"
Hakim : "Apa yg dia tanyakan sehingga anda membunuhnya?"
Wanita: "Dia bertanya -- 'Sedang ada dimana saya, Vivin?'"
Hakim : "Lalu, mengapa anda membunuhnya?"
Wanita: "Karena pak, nama saya Susan!!!"
[get this widget]
Label: Rafael 9i/30
Jaminan Cinta 40 Tahun dari Calon Suami
Marti bercerita pada ibunya bahwa ia telah menetapkan lelaki pilihannya yang menurutnya bisa menjamin hidup kecukupan sepanjang usia.
Ibunya member nasihat yang bernada filosofi. "Marti, yang terpenting bukanlah harta benda. tapi kau harus mencari calon suami yang bisa menjamin bahwa cintanya pada waktu empat puluh tahun nanti tetap sama seperti cintanya pada tahun ini. Apakah mungkin hal ini kau harapkan dari calon suamimu yang kaya raya itu?"
"Empat puluh tahun lagi, Marti sudah tidak bersama lagi, Mama. Umurnya sekarang enam puluh empat tahun."
[get this widget]
Label: Denny 9i/8
Pada suatu hari keluarga seorang Pendeta sedang berkendara untuk menghadiri suatu ibadah Natal. Maka dengan penuh sukacita Pak Pendeta bersama keluarganya menuju tempat yang tertera dalam undangan.Sesampainya di tempat yang dituju ternyata halaman parkir telah dipenuhi oleh para undangan lain. Nampaknya ibadah ini cukup menarik minat banyak orang. Setelah berputar-putar, beruntung ternyata terdapat satu tempat parkir diantara mobil-mobil yang penuh sesak dan di sana sudah menunggu si tukang parkir.Melihat mobil Pak Pendeta, dengan gesit tukang parkir memberikan tanda dan Pak Pendeta menghampirinya.Setelah mengarahkan kendaraan ke tempat yang tersedia si tukang parkir dengan aba-abanya, "terus ... terus... kiri ... kiri ...."Dengan dengan gesit Pak Pendeta mengikutinya. Tukang parkir terus mengarahkan, "balas ... balas ... balas...."Dan tiba-tiba terdengar bunyi "DUK". Ternyata bemper mobil Pak Pendeta menyeruduk mobil lain. Dengan agak marah si tukang parkir menegor, "Bagaimana Bapak ini ... kan sudah saya arahkan balas ... balas ... malah terus saja."Dengan tenang Pak Pendeta balas menjawab, "Dik ... saya ini Pendeta, harus mengasihi setiap orang dan dilarang membalas."
[get this widget]
Label: Randy R 9I/ 31
Cecep bertanya kepada Bapaknya arti dari Demokrasi.
Bapaknya kemudian menjelaskan bahwa demokrasi itu bisa diibaratkan dalam Rumah Tangga.
"Bapak bertindak sbg kaum Kapitalis yg mencari nafkah, Ibu sebagai Pemerintah yg mengelola hasil, Cecep sebagai rakyat, adiknya sebagai masa depan yg perlu diperhatikkan dan pembantu sebagai pekerja."
Suatu ketika Cecep pulang ke rumah dan mendapati adiknya sedang buang air besar di lantai.
Dilihatnya ibunya sedang tidur lelap. Cecep kemudian ke kamar pembantunya untuk minta tolong. Tetapi ternyata ia mendapati Bapaknya sedang tidur bersama pembantunya itu.
Cecep lalu mengatakan kepada Sang Bapak:
"Pak! sekarang saya sudah tau arti demokrasi, yaitu kaum kapitalis "menekan" para pekerja, pemerintah tertidur lelap, rakyat tidak berani membangunkan, hanya bisa melihat masa depan yang penuh dengan kekotoran."
[get this widget]
Label: Jeffri 9i / 35
Label: Jorgie 9i / 17